Tuesday, May 17, 2011

Bahagian 2:Sempurnanya sebuah Agama,wafatnya junjungan Rasulullah saw.

Kemudian 'Ukasyah berkata: "Ya Rasulullah SAW, anda telah memukul saya sewaktu saya tidak memakai baju." Maka Rasulullah SAW pun membuka baju. Setelah Rasulullah SAW membuka baju maka menangislah semua yang hadir. Setelah 'Ukasyah melihat tubuh Rasulullah SAW maka ia pun mencium beliau dan berkata, "Saya tebus anda dengan jiwa saya ya Rasulullah SAW, siapakah yang sanggup memukul anda. Saya melakukan begini adalah sebab saya ingin menyentuh badan anda yang dimuliakan oleh Allah SWT dengan badan saya. 

Dan Allah SWT menjaga saya dari neraka dengan kehormatanmu." Kemudian Rasulullah SAW berkata, "Dengarlah kamu sekalian, sekiranya kamu hendak melihat ahli syurga, inilah orangnya." Kemudian semua para jemaah bersalam-salaman atas kegembiraan mereka terhadap peristiwa yang sangat genting itu. Setelah itu para jemaah pun berkata, "Wahai 'Ukasyah, inilah keuntungan yang paling besar bagimu, engkau telah memperolehi derajat yang tinggi dan bertemankan Rasulullah SAW di dalam syurga."

Apabila ajal Rasulullah SAW makin dekat maka beliau pun memanggil para sahabat ke rumah Aisyah ra. dan beliau berkata: "Selamat datang kamu semua semoga Allah SWT mengasihi kamu semua, saya berwasiat kepada kamu semua agar kamu semua bertaqwa kepada Allah SWT dan mentaati segala perintahnya. Sesungguhnya hari perpisahan antara saya dengan kamu semua hampir dekat, dan dekat pula saat kembalinya seorang hamba kepada Allah SWT dan menempatkannya di syurga. Kalau telah sampai ajalku maka hendaklah Ali yang memandikanku, Fadhl bin Abbas hendaklah menuangkan air dan Usamah bin Zaid hendaklah menolong keduanya. 

Setelah itu kamu kafanilah aku dengan pakaianku sendiri apabila kamu semua menghendaki, atau kafanilah aku dengan kain yaman yang putih. Apabila kamu memandikan aku, maka hendaklah kamu letakkan aku di atas balai tempat tidurku dalam rumahku ini. Setelah itu kamu semua keluarlah sebentar meninggalkan aku. Pertama yang akan menshalatkan aku ialah Allah SWT, kemudian yang akan menshalat aku ialah Jibril AS, kemudian diikuti oleh malaikat Israfil, malaikat Mikail, dan yang akhir sekali malaikat lzrail berserta dengan semua para pembantunya. Setelah itu baru kamu semua masuk bergantian secara berkelompok bershalat ke atasku."

Setelah para sahabat mendengar ucapan yang sungguh menyayat hati itu maka mereka pun menangis dengan nada yang keras dan berkata, "Ya Rasulullah SAW anda adalah seorang Rasul yang diutus kepada kami dan untuk semua, yang mana selama ini anda memberi kekuatan dalam penemuan kami dan sebagai penguasa yang menguruskan perkara kami. Apabila anda sudah tiada nanti kepada siapakah akan kami tanya setiap persoalan yang timbul nanti?." 

Kemudian Rasulullah SAW berkata, "Dengarlah para sahabatku, aku tinggalkan kepada kamu semua jalan yang benar dan jalan yang terang, dan telah aku tinggalkan kepada kamu semua dua penasihat yang satu daripadanya pandai bicara dan yang satu lagi diam sahaja. Yang pandai bicara itu ialah Al-Quran dan yang diam itu ialah maut. Apabila ada sesuatu persoalan yang rumit di antara kamu, maka hendaklah kamu semua kembali kepada Al-Quran dan Hadis-ku dan sekiranya hati kamu itu berkeras maka lembutkan dia dengan mengambil pelajaran dari mati."

Bahagian 1:Sempurnanya sebuah Agama,wafatnya junjungan Rasulullah saw.

Diriwayatkan bahwa surah Al-Maaidah ayat 3 diturunkan pada sesudah waktu asar yaitu pada hari Jumaat di padang Arafah pada musim haji penghabisan [Wada'].

Pada masa itu Rasulullah SAW berada di Arafah di atas unta. Ketika ayat ini turun Rasulullah SAW tidak begitu jelas penerimaannya untuk mengingati isi dan makna yang terkandung dalam ayat tersebut. Kemudian Rasulullah SAW bersandar pada unta beliau, dan unta beliau pun duduk perlahan-lahan. Setelah itu turun malaikat Jibril AS dan berkata:

"Wahai Muhammad, sesungguhnya pada hari ini telah disempurnakan urusan agamamu, maka terputuslah apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan demikian juga apa yang terlarang olehnya. Oleh itu kamu kumpulkan para sahabatmu dan beritahu kepada mereka bahwa hari ini adalah hari terakhir aku bertemu dengan kamu."
Setelah Malaikat Jibril AS pergi maka Rasulullah SAW pun berangkat ke Mekah dan terus pergi ke Madinah.Setelah Rasulullah SAW mengumpulkan para sahabat beliau, maka Rasulullah SAW pun menceritakan apa yang telah diberitahu oleh malaikat Jibril AS. Apabila para sahabat mendengar hal yang demikian maka mereka pun gembira sambil berkata:

"Agama kita telah sempurna. Agama kila telah sempurna."
Apabila Abu Bakar ra. mendengar keterangan Rasulullah SAW itu, maka ia tidak dapat menahan kesedihannya maka ia pun kembali ke rumah lalu mengunci pintu dan menangis sekuat-kuatnya. Abu Bakar ra. menangis dari pagi hingga ke malam. Kisah tentang Abu Bakar ra. menangis telah sampai kepada para sahabat yang lain, maka berkumpullah para sahabat di depan rumah Abu Bakar ra. dan mereka berkata: 

"Wahai Abu Bakar, apakah yang telah membuat kamu menangis sehingga begini sekali keadaanmu? Seharusnya kamu merasa gembira sebab agama kita telah sempuma." Mendengarkan pertanyaan dari para sahabat maka Abu Bakar ra. pun berkata, "Wahai para sahabatku, kamu semua tidak tahu tentang musibah yang menimpa kamu, tidakkah kamu tahu bahwa apabila sesualu perkara itu telah sempuma maka akan kelihatanlah akan kekurangannya. Dengan turunnya ayat tersebut bahwa ia menunjukkan perpisahan kita dengan Rasulullah SAW. Hasan dan Husin menjadi yatim dan para isteri nabi menjadi janda."

Selelah mereka mendengar penjelasan dari Abu Bakar ra. maka sadarlah mereka akan kebenaran kata-kata Abu Bakar ra., lalu mereka menangis dengan sekuat-kuatnya. Tangisan mereka telah didengar oleh para sahabat yang lain, maka mereka pun terus memberitahu Rasulullah SAW tentang apa yang mereka lihat itu. Berkata salah seorang dari para sahabat, "Ya Rasulullah SAW, kami baru kembali dari rumah Abu Bakar ra. dan kami dapati banyak orang menangis dengan suara yang kuat di depan rumah beliau." Apabila Rasulullah SAW mendengar keterangan dari para sahabat, maka berubahlah muka Rasulullah SAW dan dengan bergegas beliau menuju ke rumah Abu Bakar ra.. 

Setelah Rasulullah SAW sampai di rumah Abu Bakar ra. maka Rasulullah SAW melihat kesemua mereka yang menangis dan bertanya, "Wahai para sahabatku, kenapakah kamu semua menangis?." Kemudian Ali ra. berkata, "Ya Rasulullah SAW, Abu Bakar ra. mengatakan dengan turunnya ayat ini membawa tanda bahwa waktu wafatmu telah dekat. Adakah ini benar ya Rasulullah?." Lalu Rasulullah SAW berkata: "Semua yang dikatakan oleh Abu Bakar ra. adalah benar, dan sesungguhnya waktu untuk aku meninggalkan kamu semua telah dekat".

Setelah Abu Bakar ra. mendengar pengakuan Rasulullah SAW, maka ia pun menangis sekuat tenaganya sehingga ia jatuh pingsan. Sementara 'Ukasyah ra. berkata kepada Rasulullah SAW, 'Ya Rasulullah, waktu itu saya anda pukul pada tulang rusuk saya. Oleh itu saya hendak tahu apakah anda sengaja memukul saya atau hendak memukul unta baginda." Rasulullah SAW berkata: "Wahai 'Ukasyah, Rasulullah SAW sengaja memukul kamu." Kemudian Rasulullah SAW berkata kepada Bilal ra., "Wahai Bilal, kamu pergi ke rumah Fathimah dan ambilkan tongkatku ke mari." Bilal keluar dari masjid menuju ke rumah Fathimah sambil meletakkan tangannya di atas kepala dengan berkata, "Rasulullah telah menyediakan dirinya untuk dibalas [diqishash]."

Setelah Bilal sampai di rumah Fathimah maka Bilal pun memberi salam dan mengetuk pintu. Kemudian Fathimah ra. menyahut dengan berkata: "Siapakah di pintu?." Lalu Bilal ra. berkata: "Saya Bilal, saya telah diperintahkan oleh Rasulullah SAW unluk mengambil tongkat beliau."Kemudian Fathimah ra. berkata: "Wahai Bilal, untuk apa ayahku minta tongkatnya." Berkata Bilal ra.: "Wahai Fathimah, Rasulullah SAW telah menyediakan dirinya untuk diqishash." Bertanya Fathimah ra. lagi: "Wahai Bilal, siapakah manusia yang sampai hatinya untuk menqishash Rasulullah SAW?" Bilal ra. tidak menjawab perlanyaan Fathimah ra., Setelah Fathimah ra. memberikan tongkat tersebut, maka Bilal pun membawa tongkat itu kepada Rasulullah SAW Setelah Rasulullah SAW menerima tongkat tersebut dari Bilal ra. maka beliau pun menyerahkan kepada 'Ukasyah.

Melihatkan hal yang demikian maka Abu Bakar ra. dan Umar ra. tampil ke depan sambil berkata: "Wahai 'Ukasyah, janganlah kamu qishash baginda SAW tetapi kamu qishashlah kami berdua." Apabila Rasulullah SAW mendengar kata-kata Abu Bakar ra. dan Umar ra. maka dengan segera beliau berkata: "Wahai Abu Bakar, Umar dudukiah kamu berdua, sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan tempatnya untuk kamu berdua." Kemudian Ali ra. bangun, lalu berkata, "Wahai 'Ukasyah! Aku adalah orang yang senantiasa berada di samping Rasulullah SAW oleh itu kamu pukullah aku dan janganlah kamu menqishash Rasulullah SAW" Lalu Rasultillah SAW berkata, "Wahai Ali duduklah kamu, sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan tempatmu dan mengetahui isi hatimu." 

Setelah itu Hasan dan Husin bangun dengan berkata: "Wahai 'Ukasyah, bukankah kamu tidak tahu bahwa kami ini adalah cucu Rasulullah SAW, kalau kamu menqishash kami sama dengan kamu menqishash Rasulullah SAW" Mendengar kata-kata cucunya Rasulullah SAW pun berkata, "Wahai buah hatiku duduklah kamu berdua." Berkata Rasulullah SAW "Wahai 'Ukasyah pukullah saya kalau kamu hendak memukul."

Maksiat..Cara Meninggalkannya..


"Sampaikan dariku walau pun satu ayat" - (Bukhari dan Tarmizi)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Segala pujian bagi Allah S.W.T., selawat dan salam ke atas Junjungan Nabi Muhammad S.A.W., keluarganya, para sahabat serta tabiin sekalian. Meninggalkan maksiat adalah lebih berat daripada mengerjakan taat (yang diperintah oleh Allah dan Rasul Nya), kerana mengerjakan taat senang dibuat oleh setiap orang tetapi meninggalkan syahwat(maksiat) hanya dapat dilaksanakan oleh para siddiqin (orang-orang yang benar).

Rasulullah S.A.W. bersabda : "Orang yang berhijrah dengan sebenarnya ialah orang yang berhijrah dari kejahatan. Dan mujahid yang sebenarnya ialah orang yang memerangi hawa nafsunya."

Apabila seseorang melakukan sesuatu maksiat, maka sebenarnya dia melakukan maksiat itu dengan menggunakan anggota badannya, bermakna ianya telah menyalahgunakan nikmat anggota yang dianugerahkan dan mengkhianati terhadap amanah yang telah diberikan kepada nya.

Rasulullah S.A.W. bersabda : "Maka kamu semua adalah pemimpin dan kamu semua akan ditanyai akan kepimpinannya". Riwayat Bukhairi dan Muslim dari Ibnu Umar R.A. Semua anggota akan menjadi saksi diatas segala perbuatan di Padang Mahsyar.

Firman Allah S.W.T : "Dihari itu (Kiamat) akan bersaksilah keatas kamu oleh segala lidah mu, tangan mu dan kakimu dengan segala sesuatu yang telah kamu perbuat (di Dunia dahulu)." - Surah An Nur : Ayat 24.

"Pada hari ini (Kiamat) Kami akan kunci mulut-mulut mereka dan akan bercakap kepada Kami tangan-tangan mereka dan bersaksi dihadapan Kami, kaki-kaki mereka terhadap apa-apa yang mereka telah lakukan (di Dunia dahulu)." Surah Yassin : ayat 65.

1)Menjaga Mata; Peliharalah mata daripada perkara-perkara seperti melihat perempuan yang bukan mahram, melihat gambar-gambar lucah, melihat orang lain dengan pandangan penghinaan dan melihat keaiban orang lain.

2)Menjaga Telinga; Menjaga telinga daripada mendengar perkara bida'ah, perkataan-perkataan yang jahat, perkataan yang sia-sia atau menyebut keaiban / kejahatan orang lain.

Rasulullah S.A.W. bersabda : "Sesungguhnya orang yang mendengar (seseorang yang mengumpat orang lain) adalah bersekutu (didalam dosa)dengan orang yang berkata itu. Dan dia juga dikira salah seorang daripada dua orang yang mengumpat."

3)Menjaga lidah; Lidah adalah anggota yang paling berkesan keatas diri sendiri dan juga terhadap orang lain. Berapa ramai nanti manusia yang akan dihumban kedalam api neraka dengan sebab jenayah lidah mereka.

Rasulullah S.A.W. bersabda : "Sesungguhnya seseorang itu terkadang bercakap dengan satu percakapan dengan tujuan supaya orang lain menjadi tertawa dari sebab percakapannya itu. Dia tidak menyangka bahawa perkataannya itu akan menyebabkan dirinya dihumbankan kedalam api neraka selama tujuh puluh tahun." - Riwayat At Tirmizi daripada Abu Hurairah R.A.

Jagalah lidah mu dari perkara-perkara seperti bercakap bohong, mungkir janji, mengumpat, bertengkar / berdebat / membantah perkataan orang lain, memuji diri sendiri, melaknat makhluk Allah, mendoakan celaka bagi orang lain dan bergurau / memperolok atau mengejek orang lain.

4)Menjaga perut; Memelihara perut daripada memakan makanan yang haram atau yang syubahat ATAU berlebihan dalam memakan yang halal.

5)Menjaga Kemaluan; Menjaga kemaluan daripada apa-apa yang diharamkan oleh Allah S.W.T.

Firman Allah S.W.T. :"Dan mereka yang selalu menjaga kemaluan mereka, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau apa-apa yang mereka miliki (daripada hamba jariah) maka mereka tidak tercela." Surah Al Mukminun : Ayat 5-6.

6)Menjaga Dua Tangan; Menjaga kedua tangan daripada memukul seseorang muslim dan daripada mencapai sesuatu yang diharamkan atau menyakiti sebarang makhluk Allah atau menulis sesuatu yang diharamkan atau menyakiti perasaan orang lain.

7)Menjaga Dua Kaki; Memelihara kedua kaki dari berjalan ketempat yang diharamkan atau berjalan menuju kepada pemerintah yang zalim tanpa ada darurat atau paksaan kerana dianggap menghormati diatas kezaliman mereka, sedangkan Allah menyuruh kita berpaling daripada orang yang zalim.

Firman Allah S.W.T. : "Dan jangan kamu cenderung hati kepada orang yang zalim, nanti kamu akan disentuh oleh api neraka." - Surah Hud : ayat 113.

Kesimpulannya : Apabila kamu menggunakan anggota tubuh kamu bagi tujuan yang lain daripada yang dimaksudkan oleh Allah S.W.T. bermakna kamu tidak bersyukur(kufur) terhadap nikmat yang diberikan Nya kepada kamu.

Sabda Rasulullah S.A.W. : "Orang yang cerdik ialah orang yang selalu memperhitungkan dirinya dan ia suka beramal untuk bekalan sesudah mati, sedangkan orang yang Ahmaq (bodoh)ialah orang yang selalu mengikut hawa nafsunya dan hanya banyak berangan-angan kepada Allah S.W.T. (berangan untuk mendapatkan kebaikan diakhirat dan pengampunan tetapi ia tidak mahu beramal atau bertaubat).” - Riwayat At Tirmizi.

Petikan dari Bidayatul Hidayah (Imam Al Ghazali) - Jazakumullahu khairan

Sesungguhnya yang baik itu daripada Allah dan sebarang salah dan khilaf, disengaja atau tidak adalah daripada saya sendiri... Mudah-mudahan ianya dapat dijadikan panduan dalam mendapatkan keredhaan Allah S.W.T. WabiLlahi Taufik Wal Hidayah, Wassalamualaikum WarahmatuLlahi Wabarakatuh.. - -

"Aku tinggalkan dikalangan kamu dua perkara yang kamu tidak sekali-kali akan sesat selagi kamu berpegang teguh kepada kedua nya, iaitu kitab Allah dan Sunnah Rasulullah S.A.W." - (Imam Malik)

Indahnya couple selepas nikah...

Bismillah..


Fitrah insani mahukan teman hidup..


Demikian juga seorang nisa', yang meniti hari-harinya dengan doa pengharapan kepada-Nya agar dipertemukan dengan belahan jiwanya. Namun bukanlah dengan tindakan berCOUPLE seperti pemuda pemudi akhir zaman ini lakukan!. Cukuplah dengan dialog kepada Tuhan yang Maha Pendengar, agar dikurniakan suami buatnya sebagai pendamping hidupnya.. Seorang suami yang penyayang, mencintai dan menyayanginya kerana Allah.


Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah Tuhan yang Maha Mendengar lagi Maha Tahu. Dia telah mengurniakan belahan jiwa sesuai dengan masa dalam maklum-Nya yang kita hamba-Nya tidak tahu. Sungguh pengetahuan kita sangat-sangat terbatas. Allahu akbar.


Tangan yang sering dijaga daripada 'berpegangan tangan' semasa bujangnya, kini dipegang erat oleh insan bernama suami, HALAL lagi BARAKAH! Alhamdulillah. Terasa nikmatnya. Masya'Allah.. ^^


Bicara yang sering tegas semasa bujangnya terhadap insan bernama 'LELAKI', kini sering menuturkan bait-bait indah CINTA kepada lelaki yang bernama suami, hanya dia yang HALAL bagi dirinya. Subhanallah indah dan nikmatnya, Alhamdulillah.. Terasa cinta milik diri, syukran ya Allah.. ^^


Bibir dan hidung yang dulunya dijaga hingga sengaja diSUNYIkan dengan cumbu-cumbuan demi hanya untuk yang HALAL baginya. Kini alhamdulillah bibir dan hidung itu tidak lagi sunyi kerana Allah telah anugerahkan tempat untuk ditumpahkan kasih, cumbu-cumbuan sebagai wadah hangat penguat cinta suami isteri, indah! alhamdulillah.. ^^


Fitrah insani yang mahu dibelai dan disantuni dengan lembut, membuak-buak kemahuan itu. Namun diTAHAN kerana TAAT kpd syariat-Nya. JAGA diri! belum masanya! nah kini sudah masanya, Allah telah kurniakan pasangan setelah NIKAH sebagai DASAR IKATAN.. Maka belaian sering didapatkan sebagai tanda kasih dan cinta suami isteri. HALAL lagi diREDHAi-Nya..


Semua yang dulunya HARAM telah HALAL setelah NIKAH. Malah semuanya ada nilaiannya. Nilaiannya adalah IBADAH. ya IBADAH! Berpahala!


Nah apa tunggu lagi!? meNIKAHlah! Pasti kau merasa NIKMAT setelah JAGA diri sebagai PAGAR diri dimasa BUJANGmu.. ^^


Alhamdulillah.. alhamdulillah ya Allah..

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan?!

Thursday, March 31, 2011

SABAR..penting dalam berjuang..!!

Dah lama rasanya jari jemari kecilku ini tidak bermain di keyboard lattop acerku..Ini bermakna,agak lama juga ku tidak membuat nukilan hati sepiku di dalam blog perjuanganku..bukan tidak mahu,tetapi kekangan masa yang agak padat ku rasa,membuatkan nukilanku terbantut untuk seketika.Biasalah..kehidupan seorang pelajar,banyak komitmen yang harus ku laksanakan..bunyi "komitmen" macam dah kwen pula ye?hehe..Emm..itu lagi lah tanggungjawab yang besar..ana sendiri tak mampu nak pikul tanggungjawab dan amanah ALLAH itu buat masa ini..cita-citaku belum terlaksana..impian belum tercapai..dan kejayaan masih belum di tempa..Amanat masih belum dapat di langsaikan..

Emm..menjadi pelajar di universiti "islam",membuatkan pandangan masyarakat agak besar..pandangan negatif dan positif..kebiasaannya,msyrkt akan berkata.."owh...universiti "islam"??tpi sama je macam universiti yang lain??aurat terdedah juga??..Terkejut ana mendgr kata-kata itu dari seorang hamba ALLAH..orang kate,persepsi lain-lain kan..tapi seharusnya kita mengambil ibrah dri apa yang orang kate..sebagai contoh je yang tadi tu....emm,ana tak tahu lah nak cerita macam mana..tapi ana rasa kena gak cerita ni....hehe

"Asrar!!itu sahabat enti ke??satu kos??" tanya shbt ana tatkala ana sama-sama berjalan menuju kedai buku.
"Na'am..limaza??enti macam terkejut je?"jawab asrar pelik kerana qistina bertanya seperti terkejut dan nampak kekhairanan..
"Mestilah ana terkejut..pakaian tak melambangkan kos yang di ambil..enti tak tegur ke shbt enti tu?itu kan tanggungjawab enti sebagai sahabat.."
"Bukan mudah untuk menegur shbt qis...tapi ana dah pernah tegur..tntg pakaian dan juga sikapnya..tapi tetap macam tu..mungkin cara ana tegur tu kurang berhemah...."jawab asrar dalam nada yang agak terkilan.
"Sabar asrar..bukan mudah nak menegur orang..dan bukan mudah orang nak menerima teguran kita..biasalah..kebenaran bila dah tahu,memang pahit untuk terima..sekurang-kurangnya enti dah melaksanakan tanggungjawab enti..tak lah nnti,di tanya di akhirat kelak.."kata qis menenangkan hati sahabtnya..
"mudh2han Allah membuka pintu hatinya untuk menerima hidayah Allah.."
"Insyaallah..amiinn..."

Mengenangkan zaman sekarang yang penuh dengan cabaran.pnuh dengan adegan2 yang kurang elok..hiburan bertaburan sana-sini....ana jadi takut..lebih-lebih lagi..situasi yang berlaku di tempat ana sendiri..ana rasa khilaf sangat...Yelah..kenapa lah ana tak boleh handle sahabt ana sendiri..ana risau...ana takut..kadang-kadang ana terfikir...Ya Allah,kenapa masalah orang yang datang kepada ana,ana boleh memberikan jalan penyelesaian yang baik..tetapi knpe tidak..shbt yang dekat dengan diri ana sendiri..knpe?knpe?kerdilnya diri ni..bila ana tegur..ada yang menjawab.."diri sendiri tak perfect,nak nasihat orang plak!sebelum tegur orang,cermin diri sendiri tu dulu!!"....tapi jika ana ikutkan apa yang mereka cakap,dan sekiranya orang lain berfikiran macam ana iaitu diri sendiri tak perfect.sampai bila pun  tak kan ada orang yang nsht mnshti sesama insan..

Berbekalkan kata sahabat ana.."Sampai bila kita nak tggu diri kita perfect..Allah mnjdikn mnusia semua memang tak perfect..xade seorang yang perfect..stiap orang ada klmhn dan klbhn..jika kita nak tggu diri kita perfect,masa tu shbt kita dah jauh lagi terpesong dan meriah mlkukn kmngkaran...."bila ana fikir kmbli..ada betulnya..jadi di sebabkn itu ana cube menegur shbt ana walau selepas itu ada nya cacian,umpatan,hinaan,kata-kata kesat dri shbt ana...KeSABARAN mnjdi tunggak utama perjuangan..

Dan sekarang...diri shbt ana masih tak berubah..masih sama seperti dulu..masih keluar malam,dan kadang-kadang sampai tak balik..keluar dengan lelaki yang bukan muhrim..bonceng naik motor dengan lelaki..dah macam pasangan suami isteri plak..emmm...tiap-tiap hari ana berdoa..moge ALLAH bukakan pintu hati mereka untuk kembali ke jalan ALLAH..moge ALLAH beri hidayah kepada mereka untuk kembli kepada penciptaNYA..

Mesti orang yang mmbaca cerita ni pelik kan..ttbe ana cerita tntg benda ni...tujuan utama ana...adalah ingin berkongsi pglmn yang ana rasa sendiri..dan ingin mnshti kpd mereka yang takut menegur shbt atau sesiapa sahaja yang mlkukn kmungkaran...tegurlah..kerana itu adalah tanggungjawab...memang perit terima segala tohmahan..tapi..berSABARLAH..kerana ALLAH akan senantiasa bersama hambanya dalam memperjuangkan AD-DIN Islam...Walaupun shbt ana tak berubah pada ketika ini,tapi ana yakin..suatu hari nanti merka akan nampak jalan untuk berubah..Selamat berjuang sahabat!!

ALLAHHU MA'ANA...
-Asrar90-

Wednesday, March 30, 2011

Warkah Buat Gadis Solehah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Wahai Gadis Solehah…

Dari jauh ku melihat raut wajahmu… tunduk memandang bumi yang luas, gerak langkah kaki mu mengingatkan daku akan sebuah kematian.

Dunia ini penuh dengan kepura-puraan. Namun kau mampu mengharunginya bersama ladang kesabaran dan ketaqwaan mu. Meski pun kau dicaci dan dimaki… ditaburi fitnah… namun bersama gunung kesabaran dan benteng ketaqwaan mu, kau mampu mempertahankan kerana diri mu penuh dengan Nur Iman dan Din Islam utk menegakkan jihad di akhir zaman ini. Bagi mu Al-quran sebagai hiburan, As-sunnah menjadi amalan dan rumah sebagai tempat perteduhan dari tipuan dunia yang penuh dengan kepura-puraan.

Gadis Solehah..

Disebalik hijabmu terselindung wajah yang penuh dengan Nur. Hati yang sentiasa mengingati mati. Yang mencintai Allah dan rasul dan yang taat kepada kedua ibu bapa mu. Kau pertahankan hijabmu meskpun dunia memandang dengan penuh kehinaan, tetapi ketahuilah… sesungguhnya Allah melihatmu penuh dengan kebanggan. kalimah Allah..

Gadis Ku..

Saban ketika, gerak gerimu ku perhatikan. Akhlakmu yang terperlihara dari segala noda, maruahmu yang kau jaga dari sebarang nida dan yang paling melembutkan hati…. tutur bicaramu melambangkan sifat keibuan sejati. Bila bertembung dengan jejaka yang bukan muhrimmu, kau tunduk memandang bumi… mengingatkan ku tentang firman allah swt:


 “Wahai wanita –wanita yang beriman tundukkanlah pandanganmu apabila terpandang lelaki ajnabi supaya tidak berlaku zina hati dan boleh membawa kepada zina besar . Sesungguhnya Allah amat pengasih lagi maha penyayang ,”

Juga meningatkan aku kepada Amirul Mukminin di zaman Rasulullah saw. Siti Aisyah isteri tercinta dan Fatimah puteri tersayang.

Gadis  solehah…..
Kau ibarat permata berharga yang sentiasa digilap…. dibalut dan disimpan ditempat yang selamat. Kau juga diibaratkan gagak putih yang dikelilingi gagak hitam.

Siangmu sibuk dengan urusan duniawi namun tika malam menjelang, kau perhambakan diri sepenuhnya kepada Ilahi, beribadat… bibirmu berzikir mentilawah Al – Quran, tahajjud , witir dan amalan – amalan istiqamahmu.

Jauh disudut hatiku aku bangga dengan  Imanmu, Taqwamu, Akhlakmu, Amalanmu, Hijabmu  dan perjuanganmu menegakkan kalimah Allah.

Gadis solehah….
Sebelum mengakhiri coretanku ..kutitipkan firman Allah swt buatmu…

“ Sesungguhnya perempuan yang solehah untuk lelaki yang soleh dan yang jahat pula untuk perempuan yang jahat.”

Kekalkan hijabmu hingga  keakhir hayatmu …

Kau idaman lelaki beriman.

Sebaik-baik wanita adalah wanita solehah dan wanita solehah itu adalah perhiasan kepada dunia..


 " Perempuan suci adalah perempuan yang dijaga oleh Allah SWT,tidak sedikit pun Allah membenarkan mana-mana lelaki menyentuh dirinya walaupun hatinya kerana Allah terlalu mencintainya,tetapi andai kita bergelumang dgn cinta lelaki, dimanakah Allah untuk ...menjaga kita ?? Allah seperti melepaskan kita kpd manusia yg lebih bnyk mengecewakan kita. Jika Allah datangkan kesedaran dlm diri supaya meninggalkan cinta seorang lelaki, bermakna Allah mahu mengambil kita kembali untuk jagaanNya.Mengapa masih ragu2 ??Kekuatan usah ditunggu tapi harus dicari.Hargailah diatas kesempatan yg Allah berikan.Sebesar-besar dosa adalah dosa yg kita rasa berdosa melakukannya"-Imam Ghazali


Sekadar Buat Renungan...
Sumber:(Sahabat)


Sunday, March 27, 2011

Kehebatan Syurga Berdasarkan Al-Quran

Allah menciptakan perkara-perkara yang luar biasa indah dan nikmatnya kepada orang-orang yang bertakwa sehingga menurut Nabi Muhammad s.a.w. di syurga itu terdapat apa-apa yang belum pernah dilihat oleh mata dan didengar oleh telinga serta tidak pernah pula terlintas di hati manusia.
Berikut adalah beberapa ayat Al-Quran tentang kehebatan syurga Allah SWT yang sempat saya kumpul :

"Perumpamaan syurga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman); mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka." (Surah Ar-Ra'd; 35)

"Kedua syurga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan." (Surah Ar-Rahman; 48)
"Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang mengalir." (Surah Ar-Rahman; 50)
"Di dalam kedua syurga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan." (Surah Ar-Rahman; 52)

"Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat." (Surah Ar-Rahman; 54)
"Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin." (Surah Ar-Rahman; 56)

"Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang memancar." (Surah Ar-Rahman; 66)
"Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik." (Surah Ar-Rahman; 70)
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal soleh, bagi mereka syurga-syurga yang penuh kenikmatan..." (Surah Luqman, 8)

"Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal soleh ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan izin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam syurga itu ialah "salam"" (Surah Ibrahim; 23)
"Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam syurga, kecuali ucapan salam. Bagi mereka rezeki di syurga itu tiap-tiap pagi dan petang." (Surah Maryam; 62)

"Berlumba-lumbalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah kurnia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai kurnia yang besar." (Surah Al-Hadid; 21)

"Di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta." (Surah Yasin; 57)
"(Bagi mereka) syurga 'Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan pakaian mereka didalamnya adalah sutera." (Surah Fathir; 33)
"....Syurga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman." (Surah Al-Furqan; 76)

Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami syurga-Mu dengan rahmat dan kasih sayang-Mu. Jadikanlah kami hamba-Mu yang beriman dan bertaqwa. Kami teringin menemui-Mu di syurga. Ampunkahlah dosa-dosa kami.